Kategori: Uncategorized

  • Kegiatan Pembersihan Area sekitar sungai terdampak Banjir Bandang Desa Kampung Tengah Kecamatan Palembayan Kab. Agam Sumatera Barat.

    Kegiatan Pembersihan Area sekitar sungai terdampak Banjir Bandang Desa Kampung Tengah Kecamatan Palembayan Kab. Agam Sumatera Barat.

     

    Sumatera Barat – Pada hari Minggu, 18 Januari 2025, Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor BKO Polda Sumbar melaksanakan kegiatan pembersihan area di sekitar sungai yang terdampak bencana banjir bandang di Desa Kampung Tengah, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

    Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan material sisa banjir berupa lumpur, kayu, dan sampah yang menumpuk di bantaran sungai, guna memulihkan kondisi lingkungan serta mencegah terjadinya banjir susulan. Pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan unsur terkait dan masyarakat setempat, sehingga diharapkan aktivitas warga dapat kembali berjalan dengan aman dan normal.

  • Polri Bergerak Tangani Banjir Cakung, Kerahkan 132 Personel, Perahu Taktis, Kendaraan 4×4, dan Dapur Lapangan Brimob

    Polri Bergerak Tangani Banjir Cakung, Kerahkan 132 Personel, Perahu Taktis, Kendaraan 4×4, dan Dapur Lapangan Brimob

    Jakarta Timur — Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui jajaran Polda Metro Jaya bergerak cepat dan siaga penuh dalam menangani banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Minggu (18/1/2026). Polri hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan keselamatan warga, kelancaran pelayanan kemanusiaan, serta terjaganya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
    Sejak banjir terjadi, personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, hingga Polsek Cakung turun langsung ke lokasi terdampak bersama unsur TNI, Pemerintah Daerah, dan relawan. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pasukan Brimob, Samapta/Sabhara, Tim SAR, serta Tim Rescue dan Dapur Lapangan (Randurlap).
    Banjir menggenangi sejumlah titik di Kelurahan Rawa Terate, khususnya di RW 05, dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter. Untuk menjangkau wilayah yang terendam cukup dalam, petugas mengerahkan perahu taktis/karet, kendaraan patroli taktis 4×4, serta mobil dinas jenis Hilux guna mempercepat proses evakuasi, distribusi logistik, dan pelayanan medis.
    Berdasarkan pendataan di lapangan oleh Polres Metro Jakarta Timur, seluruh warga RT 010/RW 05 Kelurahan Rawa Terate terdampak banjir, dengan total 279 kepala keluarga atau 880 jiwa. Sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing (lantai dua) dan tidak berkenan dievakuasi, namun tetap mendapatkan pelayanan, pemantauan kesehatan, serta bantuan logistik dari petugas gabungan.
    Pada pukul 14.00 WIB, Kapolres Metro Jakarta Timur melakukan pengecekan langsung pelayanan penanggulangan banjir di Jl. Kramayudha RW 05, Kelurahan Rawa Terate, guna memastikan seluruh upaya penanganan berjalan optimal dan terkoordinasi.
    Dalam operasi kemanusiaan tersebut, total 132 personel dikerahkan, dengan rincian:
    •TNI: 50 personel
    •Polri, terdiri dari:
    •SAR Brimob Polda Metro Jaya: 11 personel
    •Dapur Lapangan Brimob: 15 personel
    •Samapta Polda Metro Jaya: 10 personel
    •Polres Metro Jakarta Timur: 25 personel
    •Polsek Cakung: 15 personel
    •Pol PP: 5 personel
    •Tagana Sudin Sosial: 1 personel
    Dalam rangkaian kegiatan, Dandim 0505/Jakarta Timur bersama jajaran TNI–Polri dan Pol PP turut melakukan distribusi sembako dan logistik kepada warga terdampak di RT 010/RW 05 dengan menggunakan perahu karet, mengingat tingginya genangan air.
    Pada pukul 15.10 WIB, Dapur Lapangan Brimob Polda Metro Jaya dinyatakan selesai didirikan. Dapur lapangan tersebut ditempatkan berdekatan dengan Posko SAR yang dibangun Polri, sehingga memudahkan koordinasi antarpetugas serta mempercepat pelayanan konsumsi bagi warga terdampak dan personel di lapangan.
    Selanjutnya, pada pukul 16.05 WIB, Kapolres Metro Jakarta Timur memimpin langsung distribusi logistik dan sembako, sekaligus mengevakuasi dua warga yang membutuhkan penanganan khusus, yakni Diman Budiman (lanjut usia) dan Frengky (sakit), menggunakan perahu untuk mendapatkan perawatan medis oleh Dokkes Polres Metro Jakarta Timur.
    Distribusi bantuan selesai dilaksanakan pada pukul 17.15 WIB, dan pada pukul 17.30 WIB, personel SAR gabungan tetap bersiaga di lokasi banjir guna mengantisipasi perkembangan situasi dan memastikan keselamatan warga.
    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menegaskan bahwa Polri mengerahkan seluruh kekuatan dan sumber daya yang dimiliki untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak bencana.
    “Polri hadir bersama TNI dan pemerintah daerah untuk memastikan warga terdampak banjir tetap mendapatkan pelayanan, bantuan logistik, serta rasa aman. Penempatan posko SAR dan dapur lapangan secara terpadu menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan di lapangan,” ujarnya.
    Ia menambahkan, kehadiran Polri di tengah bencana merupakan wujud nyata pengabdian serta transformasi pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
    Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Hingga saat ini, situasi di wilayah terdampak banjir di Kecamatan Cakung terpantau aman dan kondusif, dengan personel gabungan masih terus bersiaga.
  • Ditpolairud Polda Kalteng Peduli Lingkungan, Bangkitkan Kesadaran Masyarakat

    Ditpolairud Polda Kalteng Peduli Lingkungan, Bangkitkan Kesadaran Masyarakat

     

    Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah melalui Mako Perwakilan DAS Kahayan Bahaur melaksanakan kegiatan gotong royong bersama pihak desa dan masyarakat dengan membersihkan sampah di sungai Desa Tanjung Perawan, DAS Kahayan Bahaur, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Sabtu (17/01/2026).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga kebersihan pantai dan lingkungan sekitar, sehingga terbebas dari polusi plastik maupun polutan lainnya.

    Banyaknya sampah nonorganik yang sulit terurai dan dibuang ke sungai, kemudian terbawa arus hingga ke laut, dapat merusak ekosistem perairan serta mengancam kelangsungan hidup berbagai spesies laut.

    Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Dirpolairud Kombes Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa upaya penanganan sampah seperti ini tidak boleh bersifat parsial atau hanya dilakukan sesaat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga menjadi kebiasaan positif bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelangsungan ekosistem perairan. (aco)

  • *Percepat Pemulihan Pascabencana, 283 Taruna Akpol Diterjunkan dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 di Aceh Tamiang*

    *Percepat Pemulihan Pascabencana, 283 Taruna Akpol Diterjunkan dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 di Aceh Tamiang*

     

    Polri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana. Sebanyak 283 taruna tingkat akhir Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita resmi diberangkatkan untuk mengikuti Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda Nusantara) XLVI Tahun 2026.

    Ratusan Taruna Akpol tersebut akan bergabung bersama taruna dan kadet dari berbagai lembaga pendidikan kedinasan lainnya untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera, dengan fokus utama di Kabupaten Aceh Tamiang.

    Keikutsertaan Taruna Akpol dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi daerah pascabencana, sekaligus implementasi peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa penugasan taruna dalam Latsitarda Nusantara menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

    “Keikutsertaan 283 Taruna Akpol dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 ini merupakan bentuk kontribusi nyata Polri dalam membantu masyarakat yang sedang bangkit dari dampak bencana. Para taruna akan terjun langsung membantu kegiatan pemulihan di Aceh Tamiang sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

    Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penting pembentukan karakter calon perwira Polri agar semakin peka dan responsif terhadap persoalan sosial di lapangan.

    “Melalui kegiatan ini, para taruna tidak hanya mendapatkan pengalaman teknis, tetapi juga belajar membangun empati, kepedulian, dan semangat melayani masyarakat. Inilah nilai-nilai utama yang ingin ditanamkan kepada calon pemimpin Polri di masa depan,” tambahnya.

    Dalam pelaksanaan di lapangan, para Taruna Akpol akan terlibat langsung dalam berbagai program kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat terdampak bencana.

    Brigjen Pol Trunoyudo menjelaskan bahwa para taruna akan melakukan kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan warga yang mengalami dampak psikologis akibat bencana, membantu membersihkan lingkungan permukiman, serta ikut membangun dan merehabilitasi fasilitas umum yang rusak.

    “Mereka akan terlibat dalam kegiatan trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak. Selain itu, para taruna juga akan membantu membersihkan dan memperbaiki tempat ibadah, fasilitas pendidikan, serta infrastruktur lainnya, serta kantor-kantor kepolisian yang terdampak bencana banjir agar dapat kembali melayani kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

    Lebih lanjut ia menegaskan bahwa kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat diharapkan dapat mempercepat normalisasi kehidupan sosial di Aceh Tamiang.

    “Peran aktif para taruna ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas sosial ekonomi pascabencana. Ini adalah wujud nyata bakti Polri untuk negeri,” lanjut Karopenmas.

    Pemberangkatan para Taruna Akpol diawali dengan Upacara Pembukaan dan Pembentukan Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 yang dipimpin oleh Danjen Akademi TNI Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha di Dermaga Samudera II Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Sabtu (17/1/2026).

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Mabes TNI dan Mabes Polri, para pimpinan lembaga pendidikan kedinasan, serta pejabat TNI-Polri wilayah Jawa Tengah, termasuk Wakapolda Jawa Tengah.

    Selain Taruna Akpol, kegiatan ini juga diikuti oleh taruna dan kadet dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), serta Kadet Universitas Pertahanan (Unhan) dengan total peserta mencapai 1.456 orang.

    Selama kurang lebih satu bulan, terhitung sejak 17 Januari hingga 17 Februari 2026, para taruna akan melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di lokasi bencana, baik kegiatan fisik maupun nonfisik sebagai bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat.

    Usai upacara, para taruna diberangkatkan menuju wilayah sasaran menggunakan tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Banda Aceh-593, KRI Teluk Calang-524, dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992. Sekitar pukul 16.00 WIB, ketiga KRI tersebut bertolak dari Pelabuhan Tanjung Emas menuju Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, untuk selanjutnya bergerak ke lokasi penugasan di Aceh Tamiang.

    Melalui Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 ini, Polri berharap para Taruna Akpol mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus semakin memperkokoh semangat pengabdian, soliditas, dan kemanunggalan Polri dengan rakyat.

  • POLRES KOTIM AMANKAN PELAKU PENCURIAN BUAH SAWIT.

    POLRES KOTIM AMANKAN PELAKU PENCURIAN BUAH SAWIT.

     

    Sampit -Polres Kotim Mengamankan pelaku pencurian TBS (Tandan Buah Segar) Sawit di Jalan Blok B24 Divisi I PT.Mulia Agro Permai Barat (Pt.MAP BARAT) Desa Penyang Kec.Telawang Kab.Kotim Prov.Kalteng.
    Jumat,( 16/01/26).

    Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H.S.l.K.M.H. melalui Kasi Humas AKP Edy Wiyoko.SE menjelaskan hari Rabu Tanggal 14 Januari 2026 menerima laporan telah terjadi pencurian Buah sawit. dengan terlapor berinisial JM.48 th, korolologis kejadian pada hari selasa tanggal13/01/ 26 skj 20.00 Wib terlapor berangkat ke lokasi areal blok B 24 PT.MAP dengan. berjalan kaki dengan membawa alat berupa angkong dan tojok yang sudah di siapakanlangsung memuat buah sawit yang jatuh di tanah yang saat itu di panen oleh saudara IJ (melarikan diri ) saat melakukan aktifitas mengangkut buah sawit tersebut tiba tiba datang pihak keamanan dari PT.MAP dan langsung mengamankan terlapor, sedangkan saudara IJ.melarikan diri, terlapor berhasil di amankan pihak keamanan PT.MAP dan di bawa ke kantor PT.MAP selanjutnya di bawa ke kantor Polres Kotim.

    Berangkat bukti yang diamankan
    30 ( tiga puluh ) janjang buah kelapa sawit dengan berat 660 ( enam ratus enam puluh) kg., 1 ( satu) buah tojok.1 (satu) buah angkong yang berwarna merah. Dan pasal yang disangkakan
    Pasal 107 huruf d UU.RI. No. 39 Tahun 2014 tentang perkebunan Jo, Pasal 20 Hurup c atau Pasal 477 Ayat (1) Huruf g Undang-Undang RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Terlapor diamankan di Polres Kotim ( Hms).

  • Personil Mako perwakilan Das Jelai laksanakan kegiatan ketahanan pangan

    Personil Mako perwakilan Das Jelai laksanakan kegiatan ketahanan pangan

     

    ‎Das jelai – Kelurahan Kuala jelai yang terletak di Kabupaten Sukamara ini terdapat salah satu Mako Perwakilan Ditpolairud Polda Kalteng yang tersebar di seluruh Das Provinsi Kalimantan Tengah.

    ‎Ditpolairud Polda Kalteng melalui personel Mako perwakilan Das jelai menjelaskan telah rutin memberikan perawatan kepada tanaman lombok dan tomat, dalam rangka kegiatan ketahanan pangan.(16-01-2026).

    ‎perawatan tanaman merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang ketahan pangan, dan pertanian mempunyai peran penting dalam menunjang perkembangan perekonomian masyarakat sekitar.

    ‎Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra S.I.K., M.H. melalui Komandan KP XVIII – 1009 sekaligus Kepala Mako perwakilan Das Jelai, Bripka Subriano mengatakan kegiatan ini dilakukan agar memberikan contoh positif kepada masyarakat, supaya terciptanya ketahanan pangan yang maju dan berkembang, serta dapat membantu kebutuhan dapur mereka tentunya.

    ‎Banyak upaya yang dilakukan untuk meningkatkan persedian pangan, dan kita berperan penting untuk mengelolanya seperti, memberikan pupuk kepada tanaman, di buatkan parit tempat jalur air jikalau bertanam secara langsung dari perkebunan, serta dikelola dengan baik dan benar, sesuai dengan instruksi maupun informasi tentang tanaman yang kita tanam, pastinya tanaman bisa tumbuh subur serta melimpah.

    ‎”Semoga dengan kegiatan ini nantinya dapat menggerakan dan memotivasi masyarakat untuk dapat meningkatkan sektor pertanian di Kuala Jelai, baik saat ini, hingga di masa yang akan datang”.(AF)

  • Polri Hadir Menyembuhkan Luka Bencana, Ratusan Warga Aceh Tengah dan Sekitarnya Terlayani Bakti Kesehatan

    Polri Hadir Menyembuhkan Luka Bencana, Ratusan Warga Aceh Tengah dan Sekitarnya Terlayani Bakti Kesehatan

     

    ACEH TENGAH — Kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana banjir kembali diwujudkan melalui rangkaian kegiatan Bakti Kesehatan (Baktikes) yang digelar secara berkelanjutan di sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Aceh.

    Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 14–15 Januari 2026, dengan fokus utama di wilayah hukum Polres Aceh Tengah.

    Pelayanan kesehatan ini juga diperluas hingga ke Kabupaten Bener Meriah, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang guna menjangkau masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis pascabencana.

    Di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, tim kesehatan Polri memberikan pelayanan medis kepada warga terdampak banjir di Desa Jamat, Desa Delung Sekinel, dan Desa Kute Reje.

    Sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai, personel kesehatan gabungan dari Sidokkes Polres Aceh Tengah bersama tenaga medis BKO Polda Jawa Tengah melakukan pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, serta edukasi kesehatan lingkungan kepada masyarakat.

    Kegiatan ini melibatkan sejumlah tenaga medis Polri, di antaranya Kasidokkes Polres Aceh Tengah IPDA Johariyadi, S.Kep., IPDA dr. Henri Aprilio Purnomo, serta personel kesehatan Brimob dan jajaran tenaga kesehatan lainnya.

    Dari hasil pelayanan di wilayah tersebut, tercatat sebanyak 326 warga berhasil mendapatkan layanan kesehatan gratis. Keluhan yang paling banyak ditemukan meliputi ISPA, hipertensi, dispepsia, dislipidemia, serta gangguan kulit akibat dampak banjir.

    Salah seorang warga Desa Jamat, Rahmawati (47), mengaku sangat terbantu dengan kehadiran tim kesehatan Polri di kampungnya.

    “Sejak banjir kemarin, banyak warga yang batuk dan sesak napas. Kami sulit ke puskesmas karena akses jalan rusak. Alhamdulillah, polisi datang langsung memeriksa kami dan memberi obat. Ini sangat membantu dan menenangkan warga,” tuturnya haru.

    Rangkaian Bakti Kesehatan Polri juga berlanjut pada Kamis (15/1/2026) di Kabupaten Bener Meriah, tepatnya di Desa Rusip dan Desa Tembolon, Kecamatan Syiah Utama. Di lokasi ini, tim medis melayani pemeriksaan kesehatan terhadap 84 warga dan menggelar kegiatan trauma healing bagi 41 anak untuk memulihkan kondisi psikologis mereka pascabencana.

    Di hari yang sama, pelayanan kesehatan turut digelar di Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, wilayah hukum Polres Lhokseumawe. Di lokasi ini, sebanyak 67 warga menerima layanan kesehatan gratis dari tim medis Polri.

    Sementara itu di Kabupaten Aceh Tamiang, pelayanan kesehatan dipusatkan di Posko Polri Kesehatan. Tim gabungan dari Biddokkes Polda Aceh, Polda Metro Jaya, dan Polda Jawa Tengah memberikan pemeriksaan kesehatan serta pembagian vitamin kepada 61 warga terdampak banjir bandang.

    Kabid Dokkes Polda Aceh Kombes Pol dr. Dafianto Arief, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan ini merupakan bagian dari Operasi Aman Nusa II yang digelar Polri dalam rangka penanganan bencana.

    “Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Kami mengerahkan tenaga medis lintas polda agar pelayanan bisa menjangkau hingga ke desa-desa yang sulit diakses,” ujarnya.

    Menurutnya, metode pelayanan dilakukan secara proaktif melalui pendekatan door to door, home visit, serta edukasi kesehatan guna mencegah munculnya penyakit pascabencana.

    Melalui rangkaian kegiatan Bakti Kesehatan tersebut, Polri kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang selalu berdiri bersama masyarakat. Di tengah keterbatasan pascabencana, kehadiran tim medis Polri menjadi harapan dan kekuatan baru bagi warga untuk bangkit dan pulih kembali.

  • Dekatkan layanan Samsat ke masyarakat, Polres Katingan hadirkan Polantas Menyapa

    Dekatkan layanan Samsat ke masyarakat, Polres Katingan hadirkan Polantas Menyapa

     

    Katingan – Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Satlantas Polres Katingan, jajaran Polda Kalteng melaksanakan program “Polantas Menyapa” sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik dan transparansi informasi bagi masyarakat, terutama di Pelayanan Samsat, Kamis (15/1/2026) pagi.

    Program ini berfokus memberikan informasi dan edukasi tentang mekanisme, alur pelayanan, dan persyaratan lengkap bagi pemohon STNK dan BPKB, termasuk tata cara registrasi kendaraan bermotor dan registrasi pengemudi.

    Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasatlantas Iptu Juwito, S.E., M.M., menyampaikan melalui Polantas Menyapa, kami ingin memastikan masyarakat memahami proses pelayanan secara benar, termasuk dokumen yang dibutuhkan dan biaya resmi PNBP, sehingga meminimalkan kesalahan dan menghindarkan dari pungutan liar.

    “Edukasi dilakukan secara langsung di loket pelayanan, melalui media sosial resmi Satlantas, serta sosialisasi ke berbagai wilayah di Kabupaten Katingan,” pungkasnya.

    Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian yang cepat, transparan, dan profesional. (hum)

  • Berikan Pelayanan Publik, Satpas Katingan Hadirkan Polantas Menyapa Dengan Humanis

    Berikan Pelayanan Publik, Satpas Katingan Hadirkan Polantas Menyapa Dengan Humanis

     

    Katingan – Program “Polantas Menyapa” melalui jajaran Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Satlantas Polres Katingan, Polda Kalteng menyapa langsung masyarakat yang hendak mengurus dokumen Surat Ijin Mengemudi (SIM) baik pembuatan baru atau perpanjangan masa berlaku, bertempat di Satuan Penyelenggara SIM di kantor Satpas Polres Katingan, Kamis (15/1/2026) pagi.

    Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasatlantas Iptu Juwito, S.E., M.M., menjelaskan program ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik Polantas Menyapa agar lebih humanis, cepat, transparan dan bersahabat dengan masyarakat khususnya permohonan dokumen surat ijin mengemudi.

    “Dalam kegiatan ini, personel pelayanan SIM menyambut dengan senyum, sapaan ramah, berdialog dengan memberikan edukasi dan humanis kepada masyarakat yang sedang mengurus administrasi dokumen surat ijin mengemudi,” terangnya.

    Program Polantas Menyapa diterapkan ke seluruh personel lalu lintas Polres Katingan, terutama yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

    “Dengan menyapa, kami ingin memastikan pelayanan yang terbaik seperti pembuatan baru atau perpanjangan SIM dilakukan dengan sapaan ramah, murah senyum, edukasi dan humanis,” jelas Kasatlantas. (hum)

  • Antisipasi Tindak Pelanggaran Pungli, Personel Polsek Teweh Tengah Himbau Stop Pungli ke Warga

    Antisipasi Tindak Pelanggaran Pungli, Personel Polsek Teweh Tengah Himbau Stop Pungli ke Warga

    Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Polres Barut – Memberantas pungutan liar, Personel Polsek Teweh Tengah Jajaran Polres Barut (Barito Utara), Polda Kalteng  dalam mencegah adanya pungutan liar yang dapat merugikan warga masyarakat di Kec. Teweh Tengah Kab. Barito Utara, Personel Polsek Teweh Tengah menyampaikan serta memberikan edukasi dengan menggunakan media spanduk yang berisi himbauan Peraturan Presiden No 87 Tahun 2016 tentang Sapu Bersih Pungli kepada warga masyarakat yang ada di sekitar.
    Kapolres Barut AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K melalui Kapolsek Teweh Tengah AKP Arie Indra Susilo, S.H., M.M. mengatakan anggota Polsek Teweh Tengah dengan humanis memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat untuk bersama-sama memberantas aktivitas pungutan liar serta mengedukasi bahwa pemberi dan penerima sama-sama melanggar hukum dan akan dikenakan sanksi Pidana,” Kamis (15/01/2026) Pagi mulai Pukul 09:30 WIB.
    “Kami beritahu kepada masyarakat segera laporkan kepada kami apabila ada warga atau masyarakat yang melihat atau mengetahui secara langsung adanya kegiatan pungutan liar di Wilayah Hukum Polsek Teweh Tengah agar segera kami tindak lanjuti sesuai prosedur yang ada,” ucapnya.
    “Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan ini semakin banyak warga yang kemudian peduli serta siap dengan kami bersama-sama berantas pungli dan para oknumnya di Wilkum Polsek Teweh Tengah ini,” tutup Kapolsek Teweh Tengah.